Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan teknologi IoT pada sistem monitoring konsumsi daya listrik. Sistem ini dilengkapi dengan sensor ZMPT101B, SCT 013-000, dan Ethernet Shield. Sensor ZMPT101B digunakan untuk mengukur amplitudo tegangan AC, sedangkan sensor SCT 013-000 merupakan sensor yang digunakan untuk mengukur arus AC.
Mengukur penggunaan arus listrik pada jenis listrik AC (alternating current) dari PLN menggunakan mikrokontroler seperti Arduino merupakan tugas yang agak sedikit rumit. Hal ini disebabkan karena karakteristrik dari listrik AC berbeda dengan listrik DC yang tidak berubah-ubah, dan juga listrik AC dari PLN merupakan listrik bertegangan tinggi (220Volt) sehingga diperlukan penanganan ekstra agar tidak membahayakan dan dapat dibaca oleh Arduino yang beroperasi di tegangan DC rendah (5 Volt).
Untuk memperjelas, perhatikan gambar pengkabelan di bawah ini (klik untuk memperbesar). Kuncinya adalah kamu harus menggunakan beban AC yang tidak lebih besar dari 5 Ampere. Untuk pengujian pertama, ada baiknya kita menggunakan sebuah lampu rumah untuk mengujinya yang pada umumnya hanya menggunakan arus tidak lebih dari 1 ampere.
Ethernet Shield digunakan untuk mengirim data dari mikrokontroler Arduino Uno R3 ke internet. Sistem monitoring ini kemudian dapat diakses menggunakan antarmuka Ubidots. Hasil pengujian sensor tegangan menunjukan tingkat akurasi sebesar 98,93%, pengujian sensor arus memiliki tingkat akurasi sebesar 95,66%, dan pengujian konsumsi daya listrik memperlihatkan tingkat akurasi sebesar 97,56%. Parameter daya listrik ini juga dapat dipantau melalui perangkat antarmuka Ubidiots dengan menggunakan akses internet


Tidak ada komentar:
Posting Komentar